• 312 Murid MAN 2 Kota Makassar Lolos PTN, UI, UGM, ITB, IPB, Unhas, UNM, hingga UIN, 2 Lolos di LN

    312 Murid MAN 2 Kota Makassar Lolos PTN, UI, UGM, ITB, IPB, Unhas, UNM, hingga UIN, 2 Lolos di LN

    Kota ?Makassar (Humas M2KM) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu madrasah unggulan di Indonesia. Sebanyak 312 muridnya telah mengamankan kursi di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui berbagai jalur seleksi nasional tahun ini.Sebanyak 74 siswa MAN 2 Kota Makassar mengamankan tiket kelulusan di berbagai PTN favorit melalui jalur...

    Kota ?Makassar (Humas M2KM) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu madrasah unggulan di Indonesia. Sebanyak 312 muridnya telah mengamankan kursi di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui berbagai jalur seleksi nasional tahun ini.

    Sebanyak 74 siswa MAN 2 Kota Makassar mengamankan tiket kelulusan di berbagai PTN favorit melalui jalur undangan. Mereka diterima di Unhas, UNM, UIN, PNUP (Politeknik Negeri Ujung Pandang), UGM, ITB, IPB hingga UI. Ada 47 siswa yang lulus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN). Ada 184 siswa lulus Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dua siswa lulus Poltekes, dan empat siswa melalui jalur Mandiri. Selain itu, ada dua siswa yang berhasil menembus seleksi ketat di Curtin University dan University Technology Of Sidney (UTS), Australia, sehingga genap total 312 murid yang berhasil menembus PTN.

    Keberhasilan ini memicu optimisme para siswa madrasah yang terletak di Jalan AP Pettarani tersebut. Pengumuman ini menjadi bukti bahwa lulusan madrasah mampu bersaing, tidak hanya di level nasional tetapi juga di panggung akademik internasional.

    "Kami melihat tren yang sangat positif. Keberhasilan 74 siswa kami di jalur SNBP kemarin menjadi suntikan motivasi yang luar biasa bagi murid lainnya untuk menyusul di jalur-jalur berikutnya. Alhamdulillah, hari ini kita melihat hasilnya," ungkap Wakamad Akademik MAN 2 Kota Makassar, Nursakinah, S.Pd., M.Pd,  Rabu (27/5/2026).

    Kepala MAN 2 Kota Makassar, Dr. Hj.Darmawati, S.Ag., M.Pd, mengungkapkan bahwa capaian ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari peta jalan (roadmap) akademik yang dirancang sejak para murid menginjakkan kaki di kelas X. Madrasah menerapkan sistem deteksi minat dan bakat, serta pendampingan intensif bagi murid-murid yang membidik PTN impian.

    Sistem berbasis data portofolio tersebut terbukti ampuh memetakan peluang murid, mulai dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM), UIN Alauddin Makassar, hingga universitas top di Pulau Jawa seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) Institut Pertanin Bogor (IPB) dan Universitas Brawijaya (UB).

    Di antara ratusan kisah sukses para siswa MAN 2 Kota Makassar, Thalita Risya Ramadhani (XII D) dan Daffa Abirath Agastya Rizka Putra berhasil mendapatkan letter of acceptance (LoA) resmi dari Curtin University, dan University Technologi of Sidney Australia. Ini menjadi pencapaian yang kian menegaskan inklusivitas dan daya saing global siswa madrasah. Sebab, Thalita dan Daffa harus melewati rangkaian seleksi yang ketat; mulai dari standardisasi kemampuan bahasa Inggris, penulisan esai akademik, hingga wawancara mendalam mengenai visi studinya di Australia.

    "Ini adalah pembuktian bahwa anak madrasah punya kapasitas global. Kita tidak lagi hanya bicara tentang kompetensi lokal, tetapi bagaimana nilai-nilai karakter madrasah dikawinkan dengan kecakapan internasional," tambah Kepala Madrasah.

    Keberhasilan meloloskan ratusan murid ke jenjang pendidikan tinggi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi adik-adik kelas mereka. Pihak madrasah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas laboratorium, perpustakaan digital, serta memperluas jaringan kerja sama dengan lembaga bahasa dan universitas luar negeri.

    Bagi MAN 2 Kota Makassar, keberhasilan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan standardisasi baru yang harus dipertahankan—bahkan ditingkatkan—pada tahun-tahun ajaran mendatang. Madrasah telah bertransformasi: dari lembaga pendidikan keagamaan, kini menjelma menjadi inkubator sains dan prestasi global yang diperhitungkan. (Humas)

Komentar

H
HBY 30 Mei 2026 13:38

Sukses Slalu, Ananda

LEAVE COMMENT