Kota Makassar (Humas M2KM) – Ketua-Ketua MGMP se-MAN 2 Kota Makassar menerima kunjungan kerja dan pengarahan langsung dari Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI, Dr. Fesal Musaad, M.Pd. Acara yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi ajang motivasi sekaligus penguatan visi pendidikan madrasah berkelas dunia.Dalam arahannya, Dr. Fesal Musaad menekankan...
Kota Makassar (Humas M2KM) – Ketua-Ketua MGMP se-MAN 2 Kota Makassar menerima kunjungan kerja dan pengarahan langsung dari Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama RI, Dr. Fesal Musaad, M.Pd. Acara yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi ajang motivasi sekaligus penguatan visi pendidikan madrasah berkelas dunia.
Dalam arahannya, Dr. Fesal Musaad menekankan pentingnya pembelajaran berorientasi pada kehidupan nyata (life skill). Beliau mengambil contoh pemikiran tokoh kenamaan Mahatma Gandhi yang menekankan pentingnya interaksi sosial dan pengalaman langsung.
"Besok jika ke pasar, tuliskan aktivitas di pasar. Ceritakan aktivitas di luar kepada saya. Dari hal sederhana seperti ini, siswa mengasah komunikasi lisan, kemampuan berkolaborasi, serta life skill yang sangat dibutuhkan di era modern," ujar Direktur GTK mengilustrasikan metode pembelajaran kontekstual.
Lebih lanjut, Dr. Fesal membagikan pengalamannya saat meninjau sekolah piloting di Jepang. Di sana, budaya belajar dibangun secara mandiri dan interaktif melalui penerapan tutor sebaya serta pembiasaan karakter unggul, seperti siswa berpenampilan rapi dengan berbaju jas sejak dini.
Beliau mengingatkan bahwa di era digital, peran guru harus bergeser secara fundamental. Guru tidak boleh lagi sekadar menjadi agen transformasi pelajaran (transfer of knowledge), melainkan harus menjadi fasilitator yang memandu siswa menemukan potensi terbaiknya.
Menutup pengarahannya, Dr. Fesal Musaad menggarisbawahi bahwa mutu madrasah bukanlah hasil instan, melainkan kebiasaan untuk terus melakukan perbaikan berkesinambungan (continuous improvement). Beliau membagikan prinsip kerja dan pembelajaran berorientasi penjelasan (explain-oriented):
"Saya dengar dan saya lupa, saya lihat dan saya ingat, saya melakukan dan saya mengerti"
Prinsip ini mengajak seluruh guru MAN 2 Kota Makassar untuk tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi segera mengambil langkah nyata dalam mengimplementasikan inovasi pembelajaran di kelas.
Kepala MAN 2 Kota Makassar, Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas arahan dan perhatian Direktur GTK Kemenag RI. Pengarahan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen civitas akademika MAN 2 Kota Makassar dalam mencetak generasi madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. 9humas)

07 September 2026

06 September 2026

04 September 2026

03 September 2026

01 September 2026
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!