Bandung (Humas M2KM) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali mencatatkan tinta emas di kancah global. Sebanyak 17 murid terbaik MAN 2 Kota Makassar sukses mengharumkan nama madrasah dan Provinsi Sulawesi Selatan dengan memborong medali perak serta perunggu pada ajang International Applied Chemistry Olympiad (IAChO) 2026 yang diselenggarakan secara bergengsi di Bandung, Jawa Barat....
Bandung (Humas M2KM) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali mencatatkan tinta emas di kancah global. Sebanyak 17 murid terbaik MAN 2 Kota Makassar sukses mengharumkan nama madrasah dan Provinsi Sulawesi Selatan dengan memborong medali perak serta perunggu pada ajang International Applied Chemistry Olympiad (IAChO) 2026 yang diselenggarakan secara bergengsi di Bandung, Jawa Barat. (27/09)
Keberhasilan luar biasa kontingen madrasah ini dikonfirmasi lewat perolehan 3 Medali Perak (Silver Medal) dan 14 Medali Perunggu (Bronze Medal).
Adapun daftar lengkap murid MAN 2 Kota Makassar peraih medali dalam ajang internasional tersebut adalah Silver Medal (Medali Perak) dipersembahkan Muhammad Abyan Dzaki H (XII-B), A. Furqan Qushai Ihwan (XII-SKS), dan Andi Muhammad Rizky Al Hadi (XI-E). Sedangkan Bronze Medal (Medali Perunggu) dipersembahkan Khalila Novianty Kasim (XII-SKS), Aisyah Nur Rezky (XI-E), Muhammad Abrar Alkautsar (XII-D), Ahmad Maulidan Abdullah (XII-B), Adni Zhafira Irsyadi (XII-B), Rifqa Rukhsana Rudy (XII-B), Afra Naila Arkarna (XII-I), Auliyah Qurrata Aini (XII-I), Ahmad Mubarak Pratama (XI-E), Quinsha Aisyah Nuryadin (XII-SKS), Hayatul Insani Alhumairah (XII-SKS), Arysta I Ersya (XI-C), Safirah Althafunnisa (XI-E), dan Alif Rasyid Al Ghazali Ridwan (XII-D)
Sebagai informasi, International Applied Chemistry Olympiad (IAChO) merupakan salah satu ajang kompetisi sains berstandar internasional yang dirancang khusus untuk menguji kemampuan, daya analisis, dan kreativitas generasi muda di bidang kimia terapan. Berbeda dengan olimpiade sains konvensional yang kerap berfokus pada penghafalan teori dasar atau rumus abstrak semata, IAChO hadir dengan paradigma baru yang menantang para peserta untuk menjembatani antara konsep kimia murni dengan realitas pemecahan masalah di dunia nyata.
Tahun ini, kompetisi bergengsi tersebut diikuti oleh talenta-talenta muda berbakat dari berbagai negara, dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah, serta turut dihadiri oleh delegasi dari Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, Bangladesh, Rumania, dan India. Bersaing ketat dengan delegasi lintas negara tersebut, para siswa MAN 2 Kota Makassar sukses membuktikan kapasitas dan kualitas riset mereka di panggung dunia.
Kepala MAN 2 Kota Makassar, Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd, menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta kebanggaan luar biasa atas gelombang prestasi yang konsisten ditorehkan oleh para siswanya.
"Alhamdulillah, rasa syukur yang luar biasa atas deretan prestasi yang tidak pernah berhenti diukir oleh anak-anak kita. Selamat kepada seluruh peraih medali atas prestasi gemilang di IAChO 2026," ujar Hj. Darmawati di Makassar.
"Ini adalah bukti nyata bahwa semangat belajar, kerja keras, dan bimbingan yang tepat mampu membawa murid madrasah kita bersaing di level tertinggi internasional. Terima kasih juga kepada para guru pembina yang tiada lelah mengawal proses ini," lanjutnya.
Capaian gemilang ini semakin memperpanjang daftar panjang prestasi MAN 2 Kota Makassar di bidang sains dan riset. Sekaligus, momentum ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi seluruh murid untuk terus berinovasi, berpikir kritis, dan mengharumkan nama bangsa di kancah nasional maupun internasional. (humas)

28 September 2026

27 September 2026

24 September 2026

23 September 2026

21 September 2026
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!