Kota Makassar – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali mengukuhkan posisinya sebagai kiblat riset dan inovasi murid madrasah di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, tiga tim riset andalan madrasah ini sukses melenggang mulus ke deretan 30 besar nasional pada Seleksi Proposal Kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Bidang Riset yang digelar oleh Kementerian Agama Republik...
Kota Makassar – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali mengukuhkan posisinya sebagai kiblat riset dan inovasi murid madrasah di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, tiga tim riset andalan madrasah ini sukses melenggang mulus ke deretan 30 besar nasional pada Seleksi Proposal Kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Bidang Riset yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pencapaian ini terbilang istimewa karena MAN 2 Kota Makassar berhasil menancapkan taringnya di tiga bidang riset berbeda sekaligus, menyisihkan ribuan kompetitor dari berbagai pelosok negeri.
Gelaran OMI 2026 Bidang Riset tahun ini mencatatkan rekor antusiasme yang luar biasa. Tercatat sebanyak 4.862 pendaftar bersaing ketat di jenjang Madrasah Aliyah (MA), beriringan dengan 4.268 pendaftar dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Tiga tim dari MAN 2 Kota Makassar berhasil mencuri perhatian dewan juri pada bidang-bidang paling favorit dan kompetitif, yakni: Integrasi Keislaman dan Keilmuan (Ekoteologi) – 3.553 pendaftar nasional, Sustainable Development Goals (SDGs) – 3.384 pendaftar nasional dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional – 2.193 pendaftar nasional
Keberhasilan memborong tempat di 30 besar nasional ini ditopang oleh gagasan-gagasan riset yang solutif, futuristik, dan berwawasan lingkungan:
Tim pertama berhasil lolos di bidang Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional. Tim yang diperkuat oleh Tenri Pada Nararya Sembiring Brahmana dan Alphard Al Ghaly di bawah bimbingan pembina Dr. Agus Tryanto, M.Pd, mengusung karya berjudul "MIRA 2.0: Optimasi Modulasi White-Noise Adaptif dalam Closed-Loop Biofeedback HRV untuk Regulasi Stres Remaja ABK". Riset ini memadukan rekayasa sistem kontrol/biomedis, neuropsikologi, dan inklusi/pendidikan khusus untuk menciptakan teknologi aksesibel berupa terapi audio pintar berbasis respon tubuh real-time.
Sementara itu di Bidang SDGs: Solusi Digital Ketahanan Pangan Remaja tim TEAM P2P terdiri dari Atikah Zahra Taufiq, Nadya Nur Aulia Murtiadi, dan Zhafira Alfatihatha Ajmal tampil memukau lewat riset bertajuk "PLATE2PLANET: Eco-Feedback Behavioral Nudge Sebagai Strategi Reduksi Plate Waste pada Program Makan Bergizi Gratis". Dibimbing oleh Dra. Sukriyati, M,Pd, Riset ini menggabungkan pendekatan psikologi perilaku (behavioral economics), teknologi/informasi lingkungan (eco-feedback), dan manajemen pangan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan program nasional Makan Bergizi Gratis.
Terakhir tim yang lolos dibidang Ekoteologi dengan mengusung semangat menjaga bumi (ekoteologi), tim ZENVIRA yang digawangi oleh Ainun Nadzifah Irfan, Akeela Carelia Gyasi, dan Andi Nabila Putri Syafiqa meneliti potensi alamiah mikroalga. Mereka mengajukan proposal bertajuk “Efektivitas Mikroalga Chlorella vulgaris Sebagai Agen Biologis Dalam Penyerapan dan Reduksi Gas Pencemar Atmosfer” dengan dibimbing oleh Rosa Amalia, S.Pd. sama Bu Musyakkirah, S.Pd., M.Pd., Gr Riset ini memadukan bioteknologi lingkungan, ekokimia, dan perspektif ekoteologi Islam untuk menghadirkan solusi berbasis alam (nature-based solutions) yang efisien dalam menanggulangi krisis kualitas udara dan perubahan iklim. Pencapaian fenomenal ini disambut rasa syukur mendalam oleh Kepala MAN 2 Kota Makassar, Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd.
"Prestasi ini adalah buah manis dari kerja keras, ketekunan murid, serta kolaborasi solid seluruh keluarga besar MAN 2 Kota Makassar. Lolos di tiga bidang sekaligus di tengah kepungan ribuan pendaftar se-Indonesia membuktikan bahwa MAN 2 Kota Makassar tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga adaptif dan unggul dalam ranah riset inovatif," tegas Dr. Hj. Darmawati.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Kompetisi OMI Bidang Riset, Rusli, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa 30 proposal terbaik yang telah lolos kini bersiap memasuki babak pembuktian berikutnya.
"Murid kami akan mempresentasikan gagasan mereka secara komprehensif di hadapan dewan juri nasional. Ini merupakan gerbang krusial sebelum melangkah ke tahap pengujian lapangan dan berjuang merebut mahkota juara di Grand Final OMI 2026," ujar Rusli.
Dengan bekal pembinaan terstruktur, riset mendalam, serta dukungan penuh seluruh keluarga besar madrasah, Duta Riset MAN 2 Kota Makassar kini bersiap memberikan performa terbaiknya demi mengharumkan nama madrasah dan Sulawesi Selatan di pentas nasional. (humas)

05 November 2026

03 November 2026

02 November 2026

28 Oktober 2026

28 Oktober 2026
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!