Kota Makassar (Humas M2KM) – Kepala MAN 2 Kota Makassar, Dr.Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd, bersama seluruh jajaran pimpinan, Ketua Tim ZI, dan staf madrasah, menyambut hangat kedatangan Rombongan tim Kemenag dan Kementerian PUPR Prov. Sulsel dalam rangka pembangunan Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu yang bersumber dari pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2026 di...
Kota Makassar (Humas M2KM) – Kepala MAN 2 Kota Makassar, Dr.Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd, bersama seluruh jajaran pimpinan, Ketua Tim ZI, dan staf madrasah, menyambut hangat kedatangan Rombongan tim Kemenag dan Kementerian PUPR Prov. Sulsel dalam rangka pembangunan Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu yang bersumber dari pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2026 di lingkungan MAN 2 Kota Makassar.
Kehadiran tim Kementerian Agama dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada acara pelepasan lokasi bertujuan untuk memulai persiapan fisik dan monitoring lahan pembangunan Laboratorium Terpadu bersumber dana SBSN di lingkungan MAN 2 Kota Makassar. Agenda ini sekaligus dirangkaikan dengan Penyerahan lokasi kerja dan penandatanganan Mutual Check (MC-0) guna memvalidasi gambar rencana kerja dengan kondisi riil di lapangan.
Tim Program SBSN yang hadir kali ini merupakan kolaborasi lintas instansi yang terdiri dari perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, perwakilan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Makassar, serta pihak kontraktor pelaksana yang bertanggung jawab atas pengerjaan fisik. Sinergi antarsektor ini sengaja dibentuk untuk memastikan bahwa serapan dana bantuan amanah umat ini berjalan optimal, transparan, dan menghasilkan kualitas infrastruktur pendidikan terbaik.
Fokus utama dari peninjauan ini adalah pelaksanaan MC-0, yang merupakan regulasi wajib sebelum alat berat dan pengerjaan fisik konstruksi dimulai. Tahapan ini memegang peranan vital dalam mendeteksi kesesuaian antara teori perencanaan dan realita medan di lapangan. Tujuannya tidak lain adalah memverifikasi kondisi aktual lokasi secara menyeluruh dan mendetail.
Proses verifikasi komprehensif ini meliputi pengukuran ulang luas lahan, pemeriksaan titik nol elevasi, serta penentuan tata letak (layout) definitif untuk bangunan baru. Setiap jengkal tanah diperiksa secara saksama guna mencocokkan kondisi riil dengan gambar rencana atau Detail Engineering Design (DED) yang telah disepakati. Selain validasi fisik, MC-0 ini menjadi wadah penyelarasan persepsi antara tiga pilar utama: pihak kontraktor (pelaksana), Dinas PUPR/Konsultan (pengawas), dan MAN 2 Kota Makassar (pemilik wilayah).
Perwakilan teknis dari Dinas PUPR, menegaskan bahwa presisi data di fase awal merupakan kunci mutlak yang menentukan keberhasilan dan ketepatan waktu proyek.
"Proyek skema SBSN ini menuntut akselerasi yang dibarengi dengan ketepatan eksekusi. Oleh karena itu, MC-0 adalah fondasi utamanya. Kami wajib memastikan setiap volume item pekerjaan, mulai dari struktur bawah hingga struktur atap, telah terverifikasi 100% klop dengan kondisi lapangan dan dokumen kontrak," tegasnya
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, H. Wahyuddin Hakim. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat aktif dalam menyukseskan program pembangunan ini.
Beliau juga menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana yang memanfaatkan dana SBSN ini merupakan salah satu langkah strategis Kementerian Agama dalam upaya meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan madrasah secara berkelanjutan.
Di saat yang sama, Kepala MAN 2 Kota Makassar, Hj. Darmawati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas komitmen dan keseriusan Tim SBSN. Beliau bersyukur MAN 2 Kota Makassar menjadi salah satu madrasah yang mendapat kepercayaan untuk menerima proyek peningkatan mutu fasilitas dari dana SBSN ini.
"Kami, keluarga besar MAN 2 Kota Makassar, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kanwil Kemenag Sulsel dan Dinas PUPR. Fasilitas baru dari dana SBSN ini adalah amanah sekaligus pemacu semangat. Kami siap mengawal dan mendukung penuh seluruh tahapan, mulai dari MC-0 hingga selesai, agar semuanya berjalan lancar tanpa kendala," ujar Hj. Darmawati
Lebih lanjut, Beliau menggarisbawahi bahwa modernisasi sarana dan prasarana adalah variabel penting dalam mendongkrak mutu pendidikan, terutama dalam mendukung riset dan literasi murid. Dengan hadirnya gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu yang representatif, diharapkan iklim akademik di MAN 2 Kota Makassar semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
"Ketersediaan sarana yang modern dan layak adalah kunci esensial untuk melahirkan generasi unggul. Kami optimis, transformasi fisik dari pembiayaan SBSN ini akan melahirkan iklim belajar yang jauh lebih kondusif, memicu kreativitas siswa, serta meningkatkan gairah mengajar para pendidik. Harapan besar kami, proyek ini selesai tepat waktu dengan kualitas bangunan yang prima," tambahnya penuh optimisme.
Berdasarkan pantauan Tim Humas di lokasi, proses Mutual Check Awal (MC-0) yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam tersebut berjalan interaktif dan produktif. Pihak madrasah dan Tim SBSN berhasil mencapai kata sepakat terkait volume serta detail item pekerjaan.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama di depan lahan madrasah yang akan segera disulap menjadi gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu yang baru di MAN 2 Kota Makassar. (humas)
Komentar
Erniwati 31 Mei 2026 11:32
Bismillahirrahmanirrahim, moga dimudahkan dan dilancarkan pembangunannya, selesai tepat waktu, Aamiin YRA