• Guru Sulawesi Beradu Inovasi di Teacher Tech Championship 2026: MAN 2 Kota Makassar Pamerkan KIMORA

    Guru Sulawesi Beradu Inovasi di Teacher Tech Championship 2026: MAN 2 Kota Makassar Pamerkan KIMORA

    Kota Makassar (Humas M2KM) — Sebanyak 12 tim guru pilihan dari berbagai penjuru Sulawesi resmi mengikuti tahapan Teacher Innovator Bootcamp dalam ajang Teacher Tech Championship (TTC) 2026 di Hotel Santika Makassar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan profesional guru yang dipersembahkan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui Bakti BCA.Mengusung tema “Inovasi alat bantu...

    Kota Makassar (Humas M2KM) — Sebanyak 12 tim guru pilihan dari berbagai penjuru Sulawesi resmi mengikuti tahapan Teacher Innovator Bootcamp dalam ajang Teacher Tech Championship (TTC) 2026 di Hotel Santika Makassar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan profesional guru yang dipersembahkan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui Bakti BCA.

    Mengusung tema “Inovasi alat bantu pembelajaran berbasis STEM untuk mendukung Deep Learning”, kompetisi ini dirancang bagi guru SMA/MA pengampu mata pelajaran rumpun sains, matematika, teknologi, hingga kewirausahaan untuk menciptakan solusi pembelajaran yang bermakna dan menggembirakan.

    Salah satu inovasi paling mencuri perhatian datang dari perwakilan MAN 2 Kota Makassar, Hj. Nurhamida Yusuf bersama rekannya Chairul Akbar. Mereka memperkenalkan KIMORA (Kimia Monitoring & Reasoning AI), sebuah alat bantu ajar kimia hybrid yang memadukan perangkat fisik bersensor dengan kecerdasan artifisial (AI) berbasis suara.

    • Fungsionalitas Tinggi: KIMORA dirancang untuk memudahkan praktikum kimia lintas materi—mulai dari uji asam-basa, larutan, hingga kimia lingkungan—hanya dengan mengganti parameter yang diuji.

    • Sensor Terintegrasi: Dilengkapi mikrokontroler ESP32 dan tiga sensor dalam satu wadah pengujian untuk mengukur suhu, pH, serta Total Dissolved Solids (TDS) secara real-time ke dalam bentuk tabel dan grafik.

    • Fitur Reasoning AI Berbasis Suara: Sistem tidak hanya menyajikan data pengukuran, tetapi juga aktif memberikan pertanyaan pemantik kepada siswa. Siswa dapat berdiskusi dan menjawab pertanyaan melalui suara, menjadikan praktikum jauh lebih interaktif dan mendalam (deep learning).

    Ke-12 tim finalis yang melibatkan 24 guru ini merupakan representasi terbaik dari enam provinsi di Sulawesi. Mereka berasal dari:

    • Sulawesi Selatan: MAN 2 Kota Makassar, MAN Pinrang, MAN 3 Kota Makassar, MAN Insan Cendekia Gowa, dan SMAN 1 Gowa.

    • Sulawesi Tengah: SMAS Al-Azhar Mandiri Palu dan SMA Negeri 1 Balaesang.

    • Sulawesi Barat: MAN 1 Majene dan UPTD SMAN 1 Dapurang.

    • Provinsi Lainnya: SMA Negeri 1 Kabila (Gorontalo), SMA Negeri 2 Bitung (Sulawesi Utara), dan SMAN 1 Kendari (Sulawesi Tenggara).

    Selama bootcamp, para peserta mendapatkan pendampingan intensif terkait design thinking, pemanfaatan AI, coding dasar, hingga berpikir komputasional untuk menyempurnakan prototipe mereka.

    Hj. Nurhamida mengapresiasi langkah nyata Bakti BCA melalui ajang TTC 2026 ini. Menurutnya, kompetisi ini tidak sekadar menjadi ruang unjuk gigi karya, melainkan wadah strategis bagi guru untuk merumuskan solusi berbasis teknologi atas persoalan nyata di ruang kelas. (humas)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

LEAVE COMMENT