Depok-Banten (Humas M2KM) — Delegasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dan internasional dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 yang diselenggarakan di lingkungan Universitas Indonesia (UI), Depok, pada 13–17 Oktober 2026. Tim delegasi riset MAN 2 Kota Makassar berhasil memboyong total 11 penghargaan yang...
Depok-Banten (Humas M2KM) — Delegasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dan internasional dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 yang diselenggarakan di lingkungan Universitas Indonesia (UI), Depok, pada 13–17 Oktober 2026. Tim delegasi riset MAN 2 Kota Makassar berhasil memboyong total 11 penghargaan yang terdiri dari 8 medali emas (gold) dan 3 medali perak (silver).
Kompetisi inovasi dan penelitian bergengsi ini diikuti oleh 738 tim riset dari tujuh negara, yakni Indonesia, Hong Kong, China, Meksiko, Pakistan, Vietnam, Bangladesh, dan Korea Selatan. ISIF 2026 menghadirkan tujuh kategori perlombaan sebagai wadah bagi para peneliti muda dunia untuk menampilkan temuan, riset, serta solusi inovatif berbasis sains dan teknologi.
Dari total 11 kelompok riset yang diturunkan MAN 2 Kota Makassar, kategori internasional menyumbangkan 7 medali emas dan 2 medali perak, sedangkan pada kategori nasional berhasil meraih 1 medali emas dan 1 medali perak.
Berikut adalah rincian capaian karya inovasi para siswa MAN 2 Kota Makassar pada ajang ISIF 2026: Raihan Medali Emas (Gold Medal), Kategori: Life Sciences, dengan Judul Penelitian: Indoor Air Quality Monitoring For Respiratory Patient Tim: Nailah Zhafirah Ekawaty Sopyan (XI.A), Annisa Firzanah Athifah (XI.A), Rayya Namirah Makayla (XI.A), Khaliza Auriga Ihsan (XI.A), Haedar Nahr Dinulhaq Heriawan (XI.A).\
Kategori Education dengan Judul Penelitian: The Impact of ChatGPT Usage On Student Learning Experience: A Case Study at MAN 2 Makassar. Tim: Marzhya Naila Salsabila (XI.D), Malika Almaira (XI.D), Jihan Aqila Edwin (XI.D), Ghina Rayhana Fasel (XI.A).
Kategori Environment. Judul Penelitian: An IoT-Based Plant Monitoring System Using Soil pH and Moisture Sensors with Decision Tree Classification, Tim: Inayah Aulia Fakhirah (XI.A), Sirin Khayyarah Makmur (XI.A), Aqila Rifky Ramli (XI.B), M. Riyadhul Jinan Dhani (XI.D).
Kategori Life Sciences dengan Judul Penelitian: FYNOVA: Development of an Integrated Finger-Based Sensing Platform for Multi-Parameter Health Screening and Real-Time Mobile Monitoring, Tim: Faiqah Rachmadhani Meisar (XI.E), Fauziyah Nurrahman (XI.E), Adhwa Alfariza G (XI.E), Ainun Fitrih Alipsyam (XI.E), Naila Iftikhara H (XI.E), Nurzhafira Mubarak (X.C).
Kategori Life Sciences, Judul Penelitian: Advancing Sunflower Seed Milk as a Plant-Based Milk Alternative: Protein Enrichment and Sensory Optimization, tim terdiri dari Muhammad Arief Irawan (XI.E), Athira Fitri Rafani (XI.G), Raniah Syifa Kamila Syarif (XI.A), Andi Eryna Fairuz Indrawan (XI.C), Aanisah Zhafiirah Syam (XI.G), Maulana Ibad Qasthalani (XI.E).
Kategori Life Sciences / Health, dengan Judul Penelitian: A Portable Personal Environmental Warning Device For Asthma-Related Air Quality Monitoring In Adolescents ti terdiri dari Alif Rasyid Al Ghazali Ridwan (XII.D), Amalina Sajjadiyyah (XII.D), Arzy Oktaviani (XII.D), Fatimah Azizah Yusran (XII.D), Muhammad Abrar Alkausar (XII.D), Raysha Delaneira Irwansyah (XII.D).
Kategori Life Sciences, dengan Judul Penelitian: Pengembangan Sistem Prediksi Waktu Kematangan Kompos Berbasis Multisensor dan Machine Learning untuk Optimasi Proses Dekomposisi Limbah Organik, tim terdiri dari Muhammad Jibran Alkautsar, Andi Ade Kusuma Hidayatullah, Andi Muhammad Afdal Rizky, Andi Revita Sakina, Dzakiyah Talita Sakhi, Nur Maisyuri Rayyana.
Raihan Medali Perak (Silver Medal), Kategori: Technology dengan judul Judul Penelitian: IoT-Based Waste Bin Monitoring System Using Message Queueing Telemetry Transport Method, tiim terdiri dari : Muhammad Riza Auliya Kamal (XI.A), Khalisah Qanitaraniah (XI.B), Aqila Khoirin Gafur (XI.B).
Kategori: Social Science, dengan Judul Penelitian: YOUTIVA: Transforming Consumer Preferences and Local Ingredients into Functional Beverage Innovation and Youth Entrepreneurship, tim terisiri dari Azeeza Fatimah Tenriangke (XII.SKS), Kayyisah Naifah Fadj (XII.SKS), Wafiah Rahmi M (XII.SKS), Zahira Fajriani (XII.SKS).
Kategori: Technology, dengan Judul Penelitian: Meditrack: An IoT Based Smart Medication Reminder and Adherence Monitoring Device. Tim terdiri dari Karina Anindita Perwira (XI.C), Arysta I Ersya (XI.C), Farras Faturrahman (XI.E), Muhammad Fajrul Ilmi Hilmanur (XI.E), Andi Muhammad Rizky Al Hadi (XI.E), Zhifana Azzahra Luidwina (XI.B).
Kategori: Life Sciences dengan Judul Penelitian: Pemanfaatan Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) sebagai Bahan Aktif dalam Formulasi Spray Gel Berbasis Biopolimer untuk Mendukung Penyembuhan Luka, tim terdiri dari Kayisha Azkazufayrah (XI.E), Naura Syadza Arifah (XI.E), Safirah Althafunnisa (XI.E), Shakila Adyudiva (XI.E), Tsurayya Daniyah Asmar (XI.E).
Kepala MAN 2 Kota Makassar, Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa para siswa di ajang kompetisi internasional ini.
"Raihan 11 medali dalam ajang ISIF 2026 ini merupakan bukti nyata bahwa semangat pembinaan riset dan inovasi di MAN 2 Kota Makassar berjalan dengan sangat baik. Kami amat bangga atas dedikasi serta kerja keras para murid dan guru pembimbing yang tak kenal lelah membawa nama harum madrasah, kementerian agama, serta bangsa Indonesia di kancah dunia. Capaian ini menegaskan komitmen madrasah untuk terus memfasilitasi dan mencetak generasi unggul yang berdaya saing global," tegas Hj. Darmawati
Apresiasi senada turut disampaikan oleh Penjamin Mutu sekaligus Pembina Riset MAN 2 Kota Makassar, Drs. H. Khoiri, MM, yang mendampingi proses panjang penelitian para murid dari tahap ide hingga presentasi akhir.
"Perjuangan para murid sangat luar biasa. Mereka tidak hanya dituntut kritis dalam merumuskan gagasan berbasis sains dan teknologi, tetapi juga dibekali kemampuan komunikasi ilmiah di depan para juri internasional. Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi murid lainnya untuk terus berani berinovasi dan berkarya," tuturnya.
Ajang ISIF tak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga momentum penting bagi para murid untuk memperluas jaringan, bertukar gagasan dengan pelajar dari pelbagai negara, dan mengasah keterampilan sains modern.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga besar MAN 2 Kota Makassar dan madrasah di seluruh Indonesia untuk terus berani berkarya, berinovasi, dan bersaing di panggung dunia. (humas)

17 Oktober 2026

12 Oktober 2026

08 Oktober 2026

02 Oktober 2026

30 September 2026
Komentar
Ina 18 Oktober 2026 02:39
Keren... Keren... Luar biasa...