Kota Makassar (Humas M2KM) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang inklusif dan peduli sosial. Melalui inovasi "MADU PULUNG" (MAN 2 Kota Makassar Peduli Pemulung), MAN 2 Kota Makassar menggelar kegiatan edukasi khusus bagi anak-anak keluarga pemulung yang berlokasi di sekitar lingkungan madrasah dan beberapa titik marginal di...
Kota Makassar (Humas M2KM) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang inklusif dan peduli sosial. Melalui inovasi "MADU PULUNG" (MAN 2 Kota Makassar Peduli Pemulung), MAN 2 Kota Makassar menggelar kegiatan edukasi khusus bagi anak-anak keluarga pemulung yang berlokasi di sekitar lingkungan madrasah dan beberapa titik marginal di Kota Makassar.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari arahan Kementerian Agama RI mengenai semangat Kemenag Berdampak, di mana lembaga pendidikan negara diharapkan mampu memberikan manfaat langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Menyentuh Sisi Humanis Pendidikan
Kepala MAN 2 Kota Makassar, Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa madrasah tidak boleh menjadi "menara gading" yang hanya fokus pada prestasi akademik internal.
"Kami ingin warga MAN 2 Kota Makassar tidak hanya hebat dalam sains dan riset, tetapi juga memiliki empati tinggi. Program edukasi bagi anak pemulung ini adalah cara kami memberika dampak bagi masyarakat dan nanamkan karakter bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain," ujarnya.
Penanggung jawab Madupulung, Muliyana, S.Pd mengungkapkan
"Edukasi yang diberikan tidak hanya terpaku pada materi baca, tulis, dan hitung (calistung), tetapi juga diisi dengan Literasi Keagamaan Dasar, Memberikan semangat agar anak-anak marginal tetap memiliki mimpi besar meski di tengah keterbatasan ekonomi, serta bantuan paket sembako," ungkapnya
Sebagai salah satu lembaga pendidikan keagamaan, MAN 2 Kota Makassar terus bertransformasi menjadi pusat pendidikan yang adaptif. Inisiatif sosial seperti ini membuktikan bahwa pembinaan di madrasah berhasil membentuk pribadi siswa yang utuh—cerdas secara intelektual dan matang secara sosial.
Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya di Sulawesi Selatan untuk terus menebar manfaat bagi kaum marginal. (Humas)
Komentar
Erniwati 10 April 2026 12:08
semangat berdampak terus melaju
HBY 10 April 2026 12:39
Semoga Memberi Keberkahan Buat M2KM