Kota Makassar (Humas M2KM) — Murid MAN 2 Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di kancah global dengan mempresentasikan tiga karya penelitian dalam forum konferensi internasional yang digelar di dalam dan luar negeri pada April 2026. Ketiga riset tersebut mengangkat inovasi berbasis Internet of Things (IoT) yang berfokus pada kesehatan dan kualitas lingkungan.Salah satu penelitian...
Kota Makassar (Humas M2KM) — Murid MAN 2 Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di kancah global dengan mempresentasikan tiga karya penelitian dalam forum konferensi internasional yang digelar di dalam dan luar negeri pada April 2026. Ketiga riset tersebut mengangkat inovasi berbasis Internet of Things (IoT) yang berfokus pada kesehatan dan kualitas lingkungan.
Salah satu penelitian dipresentasikan dalam ajang The 2026 International Conference on Information Communication, IoT Technology, and Smart Cities (IITS 2026) yang berlangsung pada 11 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, dan diselenggarakan oleh Universiti Teknologi Malaysia.
Dalam forum tersebut, Annisa Firzanah Athifah tampil sebagai presenter dengan membawakan penelitian berjudul “Indoor Air Quality Monitoring for Respiratory Patients”. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemantauan kualitas udara dalam ruangan, khususnya bagi pasien dengan gangguan pernapasan, melalui perangkat berbasis IoT yang mampu memberikan data kondisi udara secara real-time.
Tim penulis dalam penelitian ini terdiri atas Nailah Zhafirah Ekawaty Sopyan, Annisa Firzanah Athifah, Rayya Namirah Makayla, Khaliza Auriga Ihsan, serta Haedar Nahr Dinulhaq Heriawan.
Selain itu, pada konferensi International Conference on Current Research in Artificial Intelligence and Data Science (ICCRAIDS) 2026 yang berlangsung di Purwokerto pada 10 April 2026 dan diselenggarakan oleh Universitas Amikom Purwokerto, siswa kelas X.A juga mempresentasikan dua penelitian lainnya.
Penelitian kedua berjudul “Classification Quality of Air with Real Time IoT Based Air Monitoring Device Analysis” dipresentasikan oleh Muhammad Fahri Hairul. Riset ini mengembangkan sistem klasifikasi kualitas udara berbasis perangkat IoT yang mampu melakukan analisis secara langsung guna memberikan informasi kondisi udara secara cepat dan akurat.
Adapun tim penulis penelitian ini meliputi Alya Rafilah Ramli, Rifqi Abdul Hanif, Panglima Abdan Diwan Syakura, Muhammad Fahri Hairul, serta A. Seylo Irham Irawan.
Sebelumnya, penelitian pertama yang juga dipresentasikan dalam ICCRAIDS 2026 mengangkat topik “Smart IoT Health Monitoring Using Spectral HRV Analysis for Early Stress and Autonomic Imbalance”, yang berfokus pada deteksi dini tingkat stres melalui analisis Heart Rate Variability (HRV) berbasis IoT.
Pembimbing tim, Dra. Sukriyati, M.Pd, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, kolaborasi, dan konsistensi siswa dalam mengembangkan riset berbasis teknologi.
“Partisipasi dalam tiga konferensi internasional ini menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan untuk bersaing dan berkontribusi dalam forum ilmiah global,” ujarnya.
Kepala madrasah, Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi prestasi tersebut sebagai bentuk nyata kualitas pendidikan di madrasah. Ia menegaskan bahwa penguatan riset siswa menjadi salah satu fokus utama dalam menciptakan generasi unggul dan berdaya saing internasional.
“Kami bangga atas pencapaian ini. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya dan berinovasi,” katanya.
Saat ini, ketiga hasil penelitian tersebut tengah memasuki tahap lanjutan berupa proses publikasi pada basis data ilmiah internasional IEEE Xplore.
Keikutsertaan siswa dalam berbagai forum internasional ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi serta memperluas wawasan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan. (humas)
Komentar
HBY 22 April 2026 05:13
Terus berinovasi