• Murid MAN 2 Kota Makassar Gelar Riset di Forum Internasional, Angkat Inovasi Kesehatan Berbasis IoT

    Murid MAN 2 Kota Makassar Gelar Riset di Forum Internasional, Angkat Inovasi Kesehatan Berbasis IoT

    Kota Makassar (Humas M2KM) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid MAN 2 Kota Makassar yang berhasil berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional bertajuk International Conference on Current Research in Artificial Intelligence and Data Science (ICCRAIDS) 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 10 April 2026 di Purwokerto dan diselenggarakan oleh Universitas Amikom Purwokerto.Dalam...

    Kota Makassar (Humas M2KM) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid MAN 2 Kota Makassar yang berhasil berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional bertajuk International Conference on Current Research in Artificial Intelligence and Data Science (ICCRAIDS) 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 10 April 2026 di Purwokerto dan diselenggarakan oleh Universitas Amikom Purwokerto.

    Dalam konferensi tersebut, para siswa mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Smart IoT Health Monitoring Using Spectral HRV Analysis for Early Stress and Autonomic Imbalance”. Penelitian ini mengusung inovasi teknologi kesehatan berbasis Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk mendeteksi dini tingkat stres serta ketidakseimbangan sistem saraf otonom melalui analisis Heart Rate Variability (HRV).

    Tim peneliti terdiri atas Khalisha Mayori Bambang dan Khairul Azzam sebagai presenter. Sementara itu, anggota tim lainnya meliputi Hasyifah Maritza Karsa, Raniah Syifa Kamila Syarif, Aniqa Putri Ladisya Ardiansyah, serta Khairul Azzam dan Khalisha Mayori Bambang yang juga tercatat sebagai penulis dalam penelitian tersebut.

    Dalam pemaparannya, tim menjelaskan bahwa teknologi yang mereka kembangkan memanfaatkan sensor pintar yang terhubung dengan sistem IoT untuk memantau kondisi fisiologis pengguna secara real-time. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode spektral HRV guna memberikan indikasi awal terhadap kondisi stres dan gangguan keseimbangan saraf otonom.

    Pembimbing tim penelitian, Drs. Dedi Rimantho, M.Si, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi para siswa dalam menyusun riset hingga dapat dipresentasikan di forum internasional. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten serta semangat belajar yang tinggi dari para siswa. “Kami berharap pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan riset yang lebih inovatif dan berdampak luas,” ujarnya.

    Kepala madrasah, Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd., turut memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa partisipasi siswa dalam konferensi internasional menjadi bukti bahwa madrasah mampu bersaing di tingkat global, khususnya dalam bidang sains dan teknologi. “Ini merupakan kebanggaan bagi kami. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” tuturnya.

    Partisipasi dalam forum internasional ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dalam mengembangkan kemampuan riset, berpikir kritis, serta komunikasi ilmiah di tingkat global. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan inovasi karya pelajar Indonesia di kancah internasional.

    Dengan keikutsertaan ini, siswa kelas X.A diharapkan dapat terus mengembangkan potensi di bidang penelitian dan teknologi, sekaligus menginspirasi pelajar lain untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi inovatif bagi masyarakat. (humas)

     

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

LEAVE COMMENT