Kota Makassar (Humas M2KM) — Pendidikan politik bagi generasi muda bukan sekadar pengenalan teori di dalam kelas, melainkan pengalaman langsung merasakan denyut proses demokrasi. Hal inilah yang bakal dijalani Syafila Firda Nafeeza, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar, yang terpilih sebagai satu dari 134 peserta Parlemen Remaja 2023 tingkat nasional.?Keberhasilan Syafila menembus...
Kota Makassar (Humas M2KM) — Pendidikan politik bagi generasi muda bukan sekadar pengenalan teori di dalam kelas, melainkan pengalaman langsung merasakan denyut proses demokrasi. Hal inilah yang bakal dijalani Syafila Firda Nafeeza, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Makassar, yang terpilih sebagai satu dari 134 peserta Parlemen Remaja 2023 tingkat nasional.
?Keberhasilan Syafila menembus seleksi ketat ini diumumkan melalui surat Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia nomor B/9648/HM.03.03/8/2023. Ia terpilih mewakili Provinsi Sulawesi Selatan untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I, menyisihkan ribuan pendaftar dari seluruh penjuru Nusantara.
?Parlemen Remaja merupakan agenda tahunan Setjen DPR RI yang dirancang sebagai kawah candradimuka bagi pelajar tingkat SMA sederajat. Selama enam hari, mulai 11 hingga 16 September 2023, para peserta akan menjalani simulasi total sebagai anggota legislatif di Jakarta. Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Remaja Kenal Hukum: Taat Aturan, Masyarakat Aman".
?Ketekunan di Masa Adaptasi
?Pencapaian Syafila tidak diraih dengan instan. Proses seleksi yang berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus menuntut konsistensi dalam penyusunan kurikulum vitae (25 persen), penulisan esai (40 persen), dan pembuatan video aspirasi (35 persen).
?Bagi Syafila, tantangan terbesar bukanlah pada teknis administrasi, melainkan kondisi fisik dan mental. Ia mengikuti seleksi tepat setelah kembali ke tanah air dari program pertukaran pelajar di Italia.
?"Tentu tidak mudah. Dalam tahapan seleksi, saya sempat ingin mundur karena harus beradaptasi sepulang dari Italia. Namun, dukungan lingkungan sekitar meyakinkan saya untuk terus melangkah," ujar Syafila, Senin (14/8/2023).
?Ia berharap, melalui ajang ini, dirinya mampu membangun relasi lintas daerah serta membawa kontribusi nyata bagi masyarakat sekembalinya dari simulasi di Senayan nanti.
?Inspirasi Madrasah
?Prestasi ini pun disambut baik oleh pihak sekolah. Kepala MAN 2 Kota Makassar, Hj. Darmawati, menyatakan bahwa capaian ini merupakan bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di level nasional dalam bidang kepemimpinan dan politik.
?"Alhamdulillah, ini capaian yang luar biasa. Semoga ini menginspirasi siswa lainnya untuk berani menemukan potensi diri dan mencari pola suksesnya masing-masing," kata Darmawati.
?Selain Syafila, Sulawesi Selatan juga mengirimkan perwakilan lain dari berbagai daerah pemilihan, di antaranya Laras Kiranti Aulya Umar (SMAN 17 Makassar), Muhammad Ferdiansyah Dwi Saputra (SMAN 1 Bone), dan Ikhsan Wahyudi (SMA IT Shohwat Is’ad).
?Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan pemuda yang paham prosedur persidangan parlemen, tetapi juga menciptakan warga negara yang sadar hukum dan kritis terhadap kebijakan publik demi keberlanjutan demokrasi Indonesia ke depan. (Humas)
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!